Jumat, 13 November 2015

perbedaan PT , CV dan FIRMAN

1. Bentuk Perusahaan
  • PT : Berbadan hukum, jenisnya : PT-Swasta non PMA/PMDN, PT-BUMN, PT-BUMP, PT-PMA.
  • CV : Bukan berbadan hukum, jenisnya : Swasta Nasional.
  • Firma : Bukan  berbadan hukum jenisnya : Swasta Nasional.
2. Dasar Hukum
  • PT : Undang-undang PT Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
  • CV : Tidak Ada.
  • Firma : Tidak Ada.
3. Pendiri Perusahaan
  • PT : Pendiri >1 orang, WNI/WNA, WNA sebagai PMA, pendiri mengambil bagian saham.
  • CV : Pendiri >1 orang, pendiri HARUS WNI, pendiri terdiri dari pesero aktif dan pasif.
  • Firma : Pendiri >1 orang, pendiri HARUS WNI, pendiri terdiri dari kemitraan yang bertanggungjawab bersama.
4. Nama Perusahaan
  • PT : Diatur Undang-undang PT Nomor 40 Tahun 2007, pemakaian nama PT harus berbeda satu dengan yang lainnya.
  • CV : Kemungkinan terjadi kesamaan nama karena tidak diatur undang-undang.
  • Firma : Kemungkinan terjadi kesamaan nama karena tidak diatur undang-undang.
5. Modal Perusahaan
  • PT : Wajib disebutkan di AKTA Pendirian, modal dasar minimal 50 juta rupiah, 25 persen sudah ditempatkan/disetor oleh pendiri.
  • CV : Tidak ada modal dasar, tidak ada kepemilikan saham, setor modal lewat perjanjian.
  • Firma : Tidak ada modal dasar, tidak ada kepemilikan saham, setor modal lewat perjanjian.
6. Pengurus Perusahaan
  • PT : Pengurus >1 orang, 1 Direksi, 1 Komisaris, jika lebih maka salah satu bisa menjadi Direktur Utama atau Komisaris Utama.
  • CV : Pesero Aktif bertanggungjawab penuh dan Pesero Pasif hanya bertanggungjawab pada modal yang diberikan ke CV.
  • Firma : Minimal 2 orang sebagai Direktur dan masing-masing bertindak atas nama perusahaan.
7. Proses Pendirian Perusahaan
  • PT : Harus ada AKTA Pendirian PT oleh Notaris dan mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan HAM RI.
  • CV : Harus ada AKTA Pendirian CV oleh Notaris, TIDAK PERLU mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan HAM RI.
  • Firma : Harus ada AKTA Pendirian Firma oleh Notaris, TIDAK PERLU mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan HAM RI.
8. Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan (AKTA)
  • PT : Berdasarkan RUPS - Rapat Umum Pemegang Saham dan harus mendapat Persetujuan Menteri.
  • CV : TIDAK PERLU RUPS dan Persetujuan Menteri.
  • Firma : TIDAK PERLU RUPS dan Persetujuan Menteri.

Pengantar Bisnis Informatika cv.real clothes

CV. Real Clothes



Mata Kuliah: Pengantar Bisnis Informatika #
Kelas: 4IA15
Kelompok:
Bambang Kurniawan (51412362)
Dede Ulung Rahayu (51412784)
Dimas Bayu Putra (52412119)
Herru Kurnia (53412441)
Muhamad Zulfikar (54412833)
Panji Nur Imanto (55412643)

1. Key Partner (Mitra Kunci)

a.       Mitra kunci kami:
·         Bambang Kurniawan   : Direktur
·         Dede Ulung Rahayu     : Project Manager
·         Dimas Bayu Putra         : Desainer
·         Herru Kurnia Bhakti     : Pemasaran
·         Muhamad Zulfikar        : Gudang
·         Panji Nur Imanto           : Programmer
b.      Pemasok kami:
CV. Distro Tanah Abang
c.       Bahan yang didapat dari Pemasok kami:
Baju
d.      Aktivitas yang dilakukan mitra kami:
·         Direktur                 : mengatur perusahaan (CV. Real Clothes)
·         Project Manager    : mengelola project
·         Desainer                : membuat desain pada baju
·         Pemasaran             : menjual, mendistribusikan produk ke pelanggan
·         Gudang                  : megelola stok baju
·         Programmer           : membuat aplikasi teknologi AR

2. Key Activities (Kegiatan Utama)

a.    Project Manager mengusulkan proposal project pembuatan baju dengan menerapkan AR kepada Direktur.
b.   Direktur berhak penuh menyetujui/menolak project. Jika disetujui, maka
c. Gudang meminta sejumlah baju kepada pemasok berdasarkan proposal dari Project Manager yang telah disetujui oleh Direktur.
d.  Desainer mendesain baju sedemikian rupa berdasarkan proposal Project Manager. Selanjutnya
e.   Programmer membuat software AR(Augmented Reality) untuk smartphone yang akan diimplementasikan pada baju yang telah didesain oleh desainer. Langkah terakhir,
f.      Pemasaran bertanggungjawab  dalam penjualan produk (Baju dan Software AR yang telah dibuat desainer dan programmer) sekaligus distributor kepada pelanggan.

3. Key Resource (Sumber Daya Kunci)

a.  Sumber Daya Manusia : Direktur, Project Manager, Desainer, Pemasaran, Gudang, Programmer.
b.      Sumber Bahan : CV. Distro Tanah Abang (Baju Polos)

4. Value Proposition (Masalah Nilai/Kualitas)

a.      Hal yang dikirim ke pelanggan : baju berteknologi AR dengan jumlah pemesanan minimal 1 lusin.
b.      Keluhan pelanggan yang dapat kami tangani : pengiriman tepat waktu, kualitas asli (original), jaminan uang kembali jika produk tidak sesuai permintaan pelanggan.
c.       Batasan produk : hanya menyediakan baju-baju berbahan kaos (cotton-combed) berteknologi AR berdasarkan proposal dari Project Manager. Bukan jaket, jas, kemeja, gaun, dan lain-lain.
d.      Jangkauan wilayah : JABODETABEK.
e.      Jaminan kami kepada pelanggan : pelayanan 1 x 24 jam, bahan 100% cotton-combed, desain baju yang bagus, dan Software AR yang memanjakan pelanggan.

5. Customer Relationship (Hubungan dengan pelanggan)

Hubungan/komunikasi dengan pelanggan dapat dilakukan melalui email, facebook, twitter, BBM, dan nomor telepon perusahaan.

6. Channels (Saluran)

a.       Penjualan langsung : pelanggan langsung datang/menelpon ke perusahaan kami.
b.      Penjualan Online : facebook page, twitter, BBM.

7. Customer Segments (Pembagian Pelanggan)

Distro-distro baju, event-event teknologi, organisasi mahasiswa, acara kantor, perusahaan tour & travel.

8. Cost Structure (Struktur Biaya)

Biaya untuk bahan baju dari CV. Distro Tanah Abang untuk kebutuhan produksi, biaya penggajian mitra kerja CV. Real Clothes melalui perjanjian bersama yang disepakati di dalam proposal yang dibuat oleh Project Manager.

9. Revenue Streams (Aliran Pendapatan)

Aliran pendapatan dari laba penjualan produk kami, CV. Real Clothes.

Jumat, 16 Oktober 2015

pengantar bisnis informatika - Wawancara dengan Anak Pemilik Warnet

Bambang kurniawan(51412362)
Dede ulung rahayu(51412784)
Dimas bayu putra(52412119)
Herru kurnia bhakti(53412441)
Muhamad zulfikar(54412833)
Panji nur imanto(55412643)

Latar Belakang
       Pertama kami memanjatkan Puji syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami dapat melaksanakan kegiatan ini dengan lancar dan sebagai mana mestinya.
      Kegiatan wawancara ini merupakan salah satu tugas mata kuliah pengantar bisnis informatika yang bertujuan untuk memperoleh informasi dari narasumber. Kami diberi topik “Wawancara Bidang spesifik TIK” oleh karena itu kami mewawancarai salah satu pemilik warnet yang bernama “Rumah net” yang beralamat di Jalan udayana clilitan Jakarta timur yang juga pemiliknya adalah teman saya sendiri.
     Dengan terlaksananya kegiatan wawancara ini, maka kami berharap telah memenuhi tugas Softskill dan mendapatkan nilai yang baik. Serta bermamfaat bagi teman-teman sekalian.

Maksud dan Tujuan
1.  Memenuhi tugas mata kuliah Pengantar bisnis informatika
2.  Memahami dan menguasai kegiatan wawancara
3.  Memperoleh informasi
4.  Menumbuhkan rasa kerja sama antar kelompok

Topik Wawancara
Pengusaha yang bergerak dalam bisnis informatika (perusahaan kecil, menengah, atau besar)

Waktu dan Tempat Kegiatan
Acara ini dilaksanakan pada:
Hari / Tanggal                   : Rabu 14 Oktober 2015
Pukul                       : 15:00 s/d selesai
Tempat                     : RumahNet
Alamat                      : Jalan udayana clilitan Jakarta timur 

 Laporan Hasil Wawancara
Narasumber             : Dimas Reno
Pewawancara          : Bambang, Herru, Panji, Dimas, Dede, Zulfikar

Hasil Wawancara

Pada hari Rabu, 14 Oktober 2015, pukul 3 sore kami datang ke Warnet “Rumah Net” dengan anak pemiliknya yang bernama Dimas reno. Tentu saja kami langsung bertemu dengan pemilik (Ayah dari Dimas reno) dan Dimas reno, dan meminta izin  untuk mewawancarainya. Narasumber  ini bersikap sangat ramah dan baik kepada kami.

Berikut wawancara yang telah kami ringkas & kutip:

1.    Nama warnet nya apa mas? Rumah net

2.    Lokasi & alamat warnet nya dimana ya? Jalan udayana clilitan Jakarta timur

3.    Buka setiap hari apa dan jam berapa buka & tutupnya? Sekitar jam 9 pagi sampai jam 8 malem

4.    Berapa tarif menggunakan warnet personal(1jam)/paket? 2.500 perjam

5.    Berapa jumlah pc yg tersedia? Sebenarnya ada 10 tapi yang aktif 6

6.    Apakah menyediakan makanan & minuman yg dijual? Tidak

7.    Apakah menyediakan jasa priter? ya, Berapa biaya print perlembarnya?500 untuk yang tidak berwarna dan 1000 untuk berwrna

8.    Sudah berapa lama membuka usaha warnet ini dan sejak kapan? Sekitar 5 tahun Mulai dari tahun 2010

9.    Modal awal untuk membuka usaha warnet berapa ya? Sekitar 10 juta pada saat itu

10. Terus dengan modal tersebut waktu itu dibelikan untuk apa saja? 10 komputer client dan 1 komputer server dengan internet nya

11. Apakah jumlah komputernya/fasilitas sudah bertambah dari pada saat awal dibuka warnetnya sampai sekarang? Yang bertambah spesifikasi komputernya, kalo  jumlahnya dan fasilitasnya belum

12. Lalu apakah warnetnya berjalan lancar dan berkembang? Lancar sih iya tapi belum berkembang

13. Jika ada masalah, masalah apa yg biasanya muncul mas? Biasanya tidak koneksi pada jaringan internet, lalu sering lambatnya komputer saat bermain game, dan tidak berfungsinya hardware komputer seperti keyboard headset, dan masih adanya anak anak muda yang merokok dan membuat udara menjadi tidak sedap di hirup, padahal sudah ada peringatan yang merokok .

14. Bagaimana mengatasi masalah/kendalanya? Klo masalah jaringan biasanya saya menghidupkan  komputer server lalu saya pergi ke cabang ISP terdekat untuk melihat masalah mana yang menjadi akibat dari tidak terkoneksinya jaringan internet, dan kalo masalah hardware bisa saya tangani sendiri

15. Adakah karyawan/pegawai yg bekerja di warnet ini? Ohh, kami tidak mempekerjakan karyawan

16. Berapa keuntungan dalam sebulan dari warnet ini? Sekitar 1.5 jt/bulan

17. Berapakah biaya listrik dan juga internet (biaya oprasional) yang harus dikeluarkan per bulan? 210.000

18. Adakah Kunci sukses dari usaha warnet ini? Ada, dengan menambah kecepatan internet dan memperbagus spesifikasi PC.


Penutup

Kesimpulan
Warnet yang terletak di Jalan udayana clilitan Jakarta timur telah berdiri selama 5 tahun sejak tahun 2010, dengan bermodal 10 juta rupiah, warnet ini dikelola sendiri oleh pihak pemilik warnet tanpa memperkerjakan karyawan. Warnet ini menggunakan system jaringan bintang/ Topologi Star dan Jaringan Jala/ Topologi Mesh. Terdiri dari satu server dan 10 client, 6 yang sekarang aktif. Keuntungan yang didapat warnet ini dalam sebulan sekitar 1,5 juta rupiah, dan biaya yg dikeluarkan dalam sebulan sekitar 210 ribu rupiah. Tarif menggunakan jasa internet disini masih tergolong murah 2.500 rupiah perjamnya

Fasilitas yang tersedia cukup lengkap seperti Browsing, bermain Game online dan Mencetak dokumen. Hardware yang terdapat di warnet ini diantaranya : CPU, Monitor, Keyboard, Mouse, Printer, Speaker, Cardreader, Flashdisk, headset, dsb. Dan software-software yang biasa digunakan di warnet ini diantaranya : Microsoft Windows, Microsoft Office, Adobe Photoshop, Mozilla Firefox, Windows Media Player, Google Chrome, Game game online dll.

Masalah yang kadang muncul tidak adanya koneksi pada jaringan internet, lalu sering lambatnya computer saat bermain game, dan tidak berfungsinya hardware computer seperti keyboard, headset. Dan masih adanya anak anak muda yang merokok walaupun sudah ada larangan merokok
Kunci sukses warnet ini untuk tetap bertahan adalah mempercepat koneksi internet dan terus menambah spesifikasi PC. Sayangnya di warnet ini kurang adanya fasilitas penjualan makan dan minum yang dapat menambah omset pendapatan. 


Foto Warnet "RumahNet"







Selasa, 06 Mei 2014

Tugas soft 2


Arsitektur Web
Arsitektur adalah seni dan ilmu dalam merancang bangunan. Dalam artian yang lebih luas, arsitektur mencakup merancang dan membangun keseluruhan lingkungan binaan, mulai dari level makro hingga ke level mikro. Arsitektur juga merujuk kepada hasil-hasil proses perancangan tersebut. Web adalah sebuah penyebaran informasi melalui internet. Sebenarnya, web merupakan kumpulan-kumpulan dokumen yang banyak tersebar di beberapa komputer server yang berada di seluruh penjuru dunia dan trehubung menjadi satu jaringan melalui jaringan yang disebut internet. Arsitektur Web adalah suatu pendekatan terhadap desain dan perencanaan situs yang, seperti arsitektur itu sendiri, melibatkan teknis, kriteria estetis dan fungsional.

Aplikasi Web
Dalam rekayasa perangkat lunak, suatu aplikasi web adalah suatu aplikasi yang diakses menggunakan penjelajah web melalui suatu jaringan seperti Internet atau intranet. Aplikasi web menjadi populer karena kemudahan tersedianya aplikasi klien untuk mengaksesnya, penjelajah web, yang kadang disebut sebagai suatu thin client (klien tipis). Kemampuan untuk memperbarui dan memelihara aplikasi web tanpa harus mendistribusikan dan menginstalasi perangkat lunak pada kemungkinan ribuan komputer klien merupakan alasan kunci popularitasnya. Aplikasi web yang umum misalnya webmail, toko ritel daring, lelang daringwikipapan diskusiweblog, serta MMORPG.

HTML
HTML kependekan dari Hyper Text Markup Language. Dokumen HTML adalah text murni yang dapat dibuat dengan editor text sembarang. Dokumen ini dikenal sebagai web page. Dokumen HTML merupakan dokumen yang disajikan dalam browser surfer. Dokumen ini berisi informasi ataupun interface aplikasi di dalam Internet. Penamaan pada dokumen HTML dengan menambahkan sebuah ekstensi “.htm” atau “.html”, ada pula yang sera otomatis tersimpan sebagai html.

BROWSER
Web Browser atau biasa disebut dengan Browser adalah aplikasi
perangkat lunak (software) untuk mengambil, memberikan, dan melintasi
sumber informasi di World Wide Web (internet). Singkatnya, Web Browser
adalah Software yang digunakan untuk menjelajahi internet. Seperti
mencari informasi di internet, mengirim email, facebookan, ngetwitt,
ngeblog, dll. Itu semua membutuhkan Web Browser untuk melakukannya.
Browsing adalah suatu aktifitas menjelajahi internet menggunakan
Web Browser tentunya, untuk mencari informasi yang diinginkan di
internet. Browsing sama halnya dengan Surfing. Dan tidak termasuk
dalam Browsing/Surfing adalah download, upload, ngeblog, chatting,
mengirim email, dll
Berdasarkan perangkat yang digunakan, ada dua jenis browser yaitu browser komputer yang digunakan untuk komputer dan browser handphone yang digunakan untuk handphone.
  1. Macam-macam Browser untuk Handphone
Kebanyakan browser saat awal diciptakannya memang dikhususkan untuk digunakan pada komputer. Tetapi seiring dengan berkembangnya teknologi handphone, maka browser untuk handphone ini juga mengalami perkembangan yang cukup pesat. Macam macam browser untuk handphone ini antara lain Opera Mini, Bolt, UCWeb, Firefox, Tea Shark, dan masih banyak lagi macam-macam browser handphone yang lain.
  1. Macam Macam Browser Komputer
Banyak sekali browser yang khusus diciptakan untuk komputer, baik itukomputer dengan sistem operasi Windows, Linux , maupun Macintosh.Masing-masing browser ini mempunyai spesifikasi khusus yang tidak bisa dipakai untuk Sistem Operasi lain. Bermacam-macam browser untuk komputer antara lain Mozilla Firefox , Internet Explorer, Opera, Safari, dan masih banyak lagi macam-macam browser yang lain
  1. Netscape Navigator
Netscape navigator adalah perangkat lunak penjelajah web yang terkenal di Era 90-an sebelum hadirnya internet explorer (IE) yang dikembangkan oleh netscape communication corporation serta dipelopori oleh mahasiswa lulusan NCSA (National Center of Supercomputer Application di University of Illionis) dan programer programer paruh waktu. Netscape Navigator merupakan browser yang dibuat dari basis kode sumber Mosaic Web Browser dari National Center for Supercomputing Applications (NCSA), karena memang pembuat NCSA (Marc Andressen) adalah pendiri Netscape Corporation.
Browser ini merupakan salah satu dari browser tertua dengan maraknya evolusi internet.
  1. Internet Explorer IE
Internet explorer yang bisa disingkan IE atau MSIE adalah perangkat lunak untuk browsing internet besutan microsoft yang gratis. internet explorer versi 1 ini diluncurkan pada 16 Agustus 1995.
Bahkan tujuh tahun silam, Microsoft boleh berbangga, sebab Internet Explorer 5 adalah web browser terbaik yang ada.



  1. Opera
Opera adalah browser internet, paket perangkat lunak internet antar platform. Opera browser ini dibuat oleh Opera software yang ada di Oslo, Norwegia. Pengembangan Opera dimulai pada tahun 1994. Kala itu Opera merupakan sebuah proyek penelitian di Telenor, perusahaan telekomunikasi terbesar di Norwegia. Opera dikenal memiliki banyak fitur yang akhirnya ditiru oleh kompetitornya. Dan juga opera browser ini hanya memiliki pangsa yang sedikit. Tetapi untuk penjelajahan internet di hp opera minilah yang nomer satu. Selain itu Opera juga menawarkan banyak fitur seperti browser pop-up, integrasi dengan tool translasi, filter URL, low bandwith dan banyak lagi. Dengan logo ” O ” berwarna merah , banyak kalangan yang mengakui kelebihannya. Kelebihan utama browser Opera adalah mampu menampilkan (load) halaman web lebih cepat, dengan kecepatan koneksi yang sama dibanding browser lain.
  1. Mozilla firefox
Siapa yang tidak kenal dengan browser yang hampir pasti ada disetiap piranti komputer, laptop, ataupun notebook. Browser yang aslinya bernama phoenix ini dikembangkan oleh yayasan mozilla dan ratusan sukarelawan. Yang pasti browser mozilla firefox ini gratis dan bisa dihampir semua OS, semisal windowsXP. Browser ini memiliki keunggulan dalam hal tampilannya yang cukup sederhana. Kinerja akses internetnya memiliki kecepatan yang sangat tinggi, baik untuk download, maupun upload file. Firefox telah mendapatkan perhatian sebagai alternatif kepada Internet Explorer sejak Explorer dikecam karena tuduhan ketidakamanannya. Pihak yang setuju terhadap anggapan ini mengatakan Explorer tidak mengikuti standar Web, menggunakan komponen ActiveX yang sering membahayakan, dan kelemahannya terhadap pemasangan spyware dan malware.
  1. Google Chrome
Google chrome adalah penjelajah internet besutan Google dengan menggunakan mesin wedering WebKit yang dinamakan Chromonium.
Versi beta untuk Microsoft Windows diluncurkan pada 2 September 2008 dalam 43 bahasa. Google Chrome saat ini bahkan menyediakan web browser terbaru mereka yaitu “Google Chrome With 3D”
Browser 3D ini dapat terwujud karena adanya HTML5. HTML yang merupakan singkatan Hyper Text Markup Language merupakan file teks/file ASCII dan berisikan intruksi untuk browser agar menampilkan suatu tampilan grafis pada sebuah halaman web.
  1. Safari Browser
Safari adalah browser internet buatan Apple inc. Sebenar safari browser berlogo gambar kompas ini ditujukan oleh sistem operasi MAC OS, tapi sekarang sudah bisa dipasang di OS keluarga windows.
Browser Safari sekarang ini merupakan browser andalan untuk produk buatan Apple seperti komputer Mac, tablet iPad, ponsel iPhone, dll.
  1. ICab
Aplikasi iCab yang berlogo mobil ngebut ini memiliki banyak fitur yang tidak tersedia pada browser Mac lainnya, iCab merupakan pilihan pas untuk pengguna yang mencari browser yang bisa bekerja baik pada semua Mac OS.



  1. Flock
Flock browser adalah penjelajah web yang berspesialisasi kepada fitur penyedia jejaring sosial dan merupakan browser sosial internasional dunia pertama yang berbasis pada firefox dengan fitur-fitur menarik untuk memberikan pengalaman berkomunitas sosial di internet sambil browsing.
Flock ini sangat cocok buat anda yang suka membuka friendster, mySpace atau Facebook dan situs-situs komunitas lain. Perangkat lunak flock ini gratis dan dapat dipakai diberbagai platform. http://www.flock.com/
  1. Wyzo
Wyzo ini merupakan browser yang memprioritaskan kemampuan browsernya pada pengguna yang banyak melakukan download media, seperti video, mp3, dll. Browser ini merupakan browser yang dikhususkan untuk Mac OS
  1. Desktop Web Browser
Dengan desktop web browser ini, anda dapat melihat halaman web atau berselancar di dunia maya langsung dari desktop dan juga menyimpannya sebagai wallpaper dengan Desktop Web Browser ini.


INTERNET
Internet (kependekan dari interconnection-networking) adalah seluruh jaringan komputeryang saling terhubung menggunakan standar sistemglobalTransmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaidah ini dinamakan internetworking (“antarjaringan”).
Disamping menggunakan PC (Personal Computer), kita juga dapat mengakses Internet melalui Handphone (HP) menggunakan fasilitas yang disebut GPRS (General Packet Radio Service). GPRS merupakan salah satu standar komunikasi wireless (nirkabel) yang memiliki kecepatan koneksi 115 kbps dan mendukung aplikasi yang lebih luas (grafis dan multimedia). Teknologi GPRS dapat diakses yang mendukung fasilitas tersebut. Pengaturan GPRS pada ponsel tergantung dari operator yang digunakan. Biaya akses Internet dihitung melalui besarnya kapasitas (per-kilobyte) yang diunduh.

Bahasa Pemrograman WEB
Berikut merupakan bahasa pemrograman yang berbasis Web.
  1. Pemrograman HTML
Bahasa Pemograman berbasis Web memang sangat familiar dan menjadi suatu trend di kalangan pemula seperti saya ini.Banyak software yang berbasis pembuatan Web seperti frontpage , Dreamweaver, dan Joomla yang databasenya menggunakan PHP dan MySql.Ada beberapa struktur pemahaman tentang bahasa pemograman yang berbasis Web yang digunakan dalam pembuatan suatu website maupun Blog yang harus dipahami dasar-dasarnya.Berikut merupakan bahasa pemrograman yang berbasis Web.
  1. Bahasa Pemrograman HTML
HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah browser Internet.HTML saat ini merupakan standar Internet yang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C).HTML berupa kode-kode tag yang menginstruksikan browser untuk menghasilkan tampilan sesuai dengan yang diinginkan.Sebuah file yang merupakan file HTML dapat dibuka dengan menggunakan browser web seperti Mozilla Firefox atau Microsoft Internet Explorer.
  1. Bahasa Pemrograman PHP
PHP adalah bahasa pemrograman script yang paling banyak dipakai saat ini. PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama FI (Form Interpreted), yang wujudnya berupa sekumpulan script yang digunakan untuk mengolah data form dari web.PHP banyak dipakai untuk membuat situs web yang dinamis, walaupun tidak tertutup kemungkinan digunakan untuk pemakaian lain.PHP biasanya berjalan pada sistem operasi linux (PHP juga bisa dijalankan dengan hosting windows).
  1. Bahasa Pemrograman Javascript
Javascript adalah bahasa scripting yang handal yang berjalan pada sisi client.JavaScript merupakan sebuah bahasa scripting yang dikembangkan oleh Netscape.Untuk menjalankan script yang ditulis dengan JavaScript kita membutuhkan JavaScript-enabled browser yaitu browser yang mampu menjalankan JavaScript.
  1. Bahasa Pemrograman CSS
Cascading Style Sheets (CSS) adalah suatu bahasa stylesheet yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam bahasa markup.Penggunaan yang paling umum dari CSS adalah untuk memformat halaman web yang ditulis dengan HTML dan XHTML.Walaupun demikian, bahasanya sendiri dapat dipergunakan untuk semua jenis dokumen XML termasuk SVG dan XUL.Spesifikasi CSS diatur oleh World Wide Web Consortium (W3C).
  1. Bahasa Pemrograman ASP
ASP adalah singkatan dari Active Server Pages yang merupakan salah satu bahasa pemograman web untuk menciptakan halaman web yang dinamis.ASP merupakan salah satu produk teknologi yang disediakan oleh Microsoft.ASP bekerja pada web server dan merupakan server side scripting.
  1. Bahasa Pemrograman XML
Extensible Markup Language (XML) adalah bahasa markup serbaguna yang direkomendasikan W3C untuk mendeskripsikan berbagai macam data.XML menggunakan markup tags seperti halnya HTML namun penggunaannya tidak terbatas pada tampilan halaman web saja.XML merupakan suatu metode dalam membuat penanda/markup pada sebuah dokumen.
  1. Bahasa Pemrograman WML
WML adalah kepanjangan dari Wireless Markup Language, yaitu bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi berbasis XML (eXtensible Markup Langauge).WML ini adalah bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi wireless.WML merupakan analogi dari HTML yang berjalan pada protocol nirkabel.
  1. Bahasa Pemrograman PERL
Perl adalah bahasa pemrograman untuk mesin dengan sistem operasi Unix (SunOS, Linux, BSD, HP-UX), juga tersedia untuk sistem operasi seperti DOS, Windows, PowerPC, BeOS, VMS, EBCDIC, dan PocketPC.PERL merupakan bahasa pemograman yang mirip bahasa pemograman C.
  1. Bahasa Pemrograman CFM
Cfm dibuat menggunakan tag ColdFusion dengan software Adobe ColdFusion / BlueDragon / Coldfusion Studio.Syntax coldfusion berbasis html.

-----------------------------------------
1. Hasnan Habib Adhyaksa
2. Panji Nur Imanto
3. Andhika Dwi Pratama
4. Muhammad Rexa Bantera
5. Rado HT Sinarmata
6. Noprytry kurniwan kase 

----------------------------------------------
Sumber

Minggu, 06 April 2014

Tugas soft

 
A. Web 1.0 
secara umum dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit interaktif. Web memiliki 1.0 sifat adalah read. Juga memiliki ciri-ciri umum yang mencolok yaitu consult, surf dan search. Jadi web 1.0 kita kebanyakan hanya sekedar mencari atau browsing untuk mendapatkan informasi tertentu. Web 1,0 adalah retronym yang merujuk pada World Wide Web, dan setiap web gaya digunakan sebelum kedatangan Web 2,0. Ini adalah istilah umum yang telah dibuat untuk menjelaskan Web sebelum ‘ledakan dari dot-com gelembung’ pada tahun 2001, yang dianggap oleh banyak sebagai pasak untuk internet. Web 1,0 termasuk tren khawatir atas keprihatinan privasi resuting dalam satu arah aliran informasi, melalui website yang berisi ‘hanya-baca’ bahan. Sehingga mengakibatkan luas komputer lambat buta huruf dan koneksi internet untuk ditambahkan batasan dari internet. Keterbatasan pada Web 1.0 yang mengharuskan pengguna internet untuk datang ke dalam website tersebut dan melihat satu persatu konten di dalamnya. Untuk mengambil contoh dari atas, Personal halaman web yang umum di Web 1.0, dan ini terutama terdiri dari halaman statis yang di-host di layanan hosting gratis seperti GeoCities. Saat ini, dihasilkan secara dinamis blog dan profil jaringan sosial, seperti Myspace dan Facebook, yang lebih populer, memberikan peluang bagi pembaca untuk berkomentar mengenai posting dengan cara yang tidak tersedia selama 
Web 1.0. - Beberapa ciri khas dari situs Web 1,0 termasuk: 
1. Halaman statis, bukan dinamis pengguna-konten yang dihasilkan.
 2. Penggunaan framesets.
 3. Milik HTML ekstensi seperti dan tag diperkenalkan pada awal perang browser.
 4. Online guestbook. 
5. GIF tombol, biasanya 88×31 piksel dalam ukuran web browser dan mempromosikan produk lain. 
6. Pengguna akan mengisi formulir, dan setelah mereka mengklik mengirimkan email klien akan mencoba untuk mengirim email yang berisi formulir rincian.

 
B.web 2.0 
1. Latar Belakang Kriteria utama website adalah adanya isi yang bisa dibagi atau dikolaborasikan. Isi utama website adalah dari pengunjung website, dan bukan dari pemilik/penyelenggara website. Inovasi dalam dunia web semakin hari kian mengalami perkembangan yang berarti, ini dibuktikan dengan adanya Teknologi Web 2.0 yang dikembangkan sekitar tahun 2004. Walaupun sudah termasuk lama kedengarannya oleh para praktisi web, namum sebagian besar mereka masih bertanya-tanya tentang fungsi dan kegunaannya. Web 2.0 merupakan teknologi web yang menyatukan teknologi-teknologi yang dimiliki dalam membangun web. Penyatuan tersebut merupakan gabungan dari HTML, CSS, JavaScript, XML, dan tentunya AJAX. Perkembangan web 2.0 lebih menekankan pada perubahan cara berpikir dalam menyajikan konten dan tampilan di dalam sebuah website. Dalam perkembangannya Web 2.0 diaplikasikan sebagai bentuk penyajian halaman web yang bersifat sebagai program desktop pada umumnya seperti Windows.

 2. Sejarah Lahirnya Web 2.0 Lahir beberapa tahun lalu dari hasil wacana antara O’Reilly dan MediaLive International, Web 2.0 makin hari makin bergulir. Hanya dalam satu setengah tahun, lebih dari 9,5 juta halaman web dicatat Google mengandung nama ini. Meski diterima banyak kalangan, tak sedikit yang mencibir bahwa istilah ini cuma kerjaan orang tehnik yang sedang gandrung dengan teknologi sehingga melahirkan kategorisasi yang bodoh dan tidak dipahami publik. Perdebatan akan masih terus berlanjut. Para pelaku bisnis internet memahami bahwa tahun 2001 adalah tahun kelam dotcom. Saat itu memang sebagian besar dotcom yang menghiasi pentas bisnis tiga tahun sebelumnya dan menjadi primadona investasi dunia, tiba-tiba rontok, bertumbangan dan mati. Dotcom boom berubah menjadi Dotcom crash atau dotcom doom. Banyak yang menangis, terutama para investor. Namun, di balik kehancuran itu O’Reilly dan MediaLive International melihat bahwa masih ada dotcom yang lolos dari masa kritis tsb. Setelah dianalisa, dotcom tersebut memiliki ciri yang sama. Dan ciri-ciri itu tidak dimiliki oleh para mantan dotcomers. Apakah kehancuran dotcomers lama dan lahirnya jenis dotcomer baru menandai lahirnya generasi baru web? Begitulah pertanyaan Dale Doughterty. Mungkin pionir web dan VP O’Reilly ini terinspirasi oleh proses seleksi alam Charles Darwin: begitu ada generasi yang punah, akan muncul generasi baru yang lebih tangguh. Untuk mempermudah kategorisasi, Doughterty menyebut generasi baru itu Web 2.0.

 3. Pengertian Web 2.0 Web 2.0 adalah buzzword terbaru di dunia internet. Berbagai inovasi dan fitur-fitur baru yang muncul di dunia web membawa suatu pandangan baru tentang jenis situs web atau aplikasi web yang disebut web 2.0. Istilah web 2.0 disebut-sebut oleh Dale Dougherty dari O’Reilly Media yang melakukan brainstorming dengan Craig Cline dari Media Live untuk menghasilkan ide konferensi di mana mereka menjadi host. Akhirnya pada bukan Oktober 2004 O’Reilly Media, Battele dan MediaLive mlakukan konferensi web 2.0 pertama dan kedua pada bulan Oktober 2005. Sebelum muncul istilah web 2.0 yang sering digunakan adalah istilah semantic web. Web 2.0 mempunyai keuntungan yaitu memungkinkan pengguna internet dapat melihat konten suatu website tanpa harus berkunjung ke alamat situs yang bersangkutan. Kemampuan Web 2.0 juga dalam melakukan aktivitas drag and drop, auto complete, chat, dan voice seperti layaknya aplikasi desktop, bahkan berlaku seperti sistem operasi, dengan menggunakan dukungan AJAX atau berbagai plug-in (API) yang ada di internet. Hal tersebut akan merubah paradigma pengembang sofware dari distribusi produk menjadi distribusi layanan. Seperti diketahui sebelumnya terjadi pergeseran dari Web 1,0 dengan Web 2.0 dapat dilihat sebagai hasil dari perbaikan teknologi, yang termasuk adaptasi tersebut sebagai “broadband, peningkatan browser, dan Ajax, naik ke Flash aplikasi dan platform pengembangan wigetization massa, seperti Flickr dan YouTube”. Sekarang, selama Web 2.0, penggunaan Web dapat berkarakter sebagai desentralisasi konten situs Web, yang dihasilkan dari sekarang ‘bottom-up’, dengan banyak pengguna yang kontributor produsen dan informasi, serta konsumen tradisional. Sifat dari web 2.0 adalah read write. Web 2.0 mempunyai kelebihan dimana interaksi sosial di dunia maya sudah menjadi kebutuhan, sehingga era Web 2.0 ini memiliki beberapa ciri mencolok yaitu share, collaborate dan exploit. Di era Web 2.0 sekarang, penggunaan web untuk berbagi, pertemanan, kolaborasi menjadi sesuatu yang penting. Web 2.0 hadir seiring maraknya pengguna blog, Friendster, Myspace, Youtube dan Fickr. Jadi disini kehidupan sosial di dunia maya benar-benar terasa. Era Web 2.0 tidak membutuhkan orang jenius yang hanya berkutat sendiri di ruang tertutup atau laboratorium untuk membuat teknologi baru yang dipatenkan agar membuat dirinya menjadi terkenal. Tapi era ini lebih membutuhkan orang untuk saling berbagi ilmu, pengalaman atau lainnya sehingga terbentuk komunitas online besar yang menghapuskan sifat-sifat individu. yang terpenting bukanlah klaim sebagai Web 2.0, namun mampukah dampak perkembangan tersebut menjembatani pengguna internet dengan kepentingan perusahaan, komunitas, atau pengguna Web 2.0. Pengertian Web 2.0 yang mulanya berpusat pada konsumen pembaca/pengakses secara personal berkembang dan mulai berpusat pula pada pengguna korporat. Menurut Coach Wei (2006) Web 2.0 yang berpusat pada konsumen ia sebut Consumer 2.0 berkembang menjadi Enterprise 2.0. Aplikasi Web 2.0 yang awal perkembangannya didominasi untuk memampukan pembaca berinteraksi dengan pembuat berita dan pembaca lainnya, dalam Enterprise 2.0 aplikasi tersebut digunakan untuk mendukung operasi perusahaan. Misalnya untuk kegiatan iklan dengan adanya Google Adsense dan kegiatan humas dibantu adanya blog korporat. Teknologi Web 2.0 mulai dikembangkan sekitar tahun 2004. Web 2.0 merupakan teknologi web yang menyatukan teknologi-teknologi yang dimiliki dalam membangun web. Penyatuan tersebut merupakan gabungan dari HTML, CSS, JavaScript, XML, dan AJAX. HTML selalu disandingkan dengan CSS untuk mempercantik tampilan web. JavaScript membuat tampilan yang dinamis. XML digunakan untuk mendefinisikan format data. AJAX adalah penggabungan dari JavaScript dan XML yang menekankan pada pengelolaan konten. Aplikasi web 2.0 disajikan pada suatu web browser tidak memerlukan teknologi canggih dari sisi user, seerti MS Words,MS Excell,FrontPages dll. Teknologi Web 2.0 merupakan fasilitas yang gratis yang bisa digunakan tiap waktu. Masalah yang berkenaan dengan manajemen file juga tidak terlalu susah, selain itu filenya bisa disimpan dan bisa disharing oleh user lain, semacam napster (http://napster.com/). Salah satu teknologi web 2.0 ini bisa dilihat pada aplikasi spreadsheet milik Google yang mengolah angka-angka sepertihalnya MS Excel (http://spreadsheets.google.com). Istilah “Web 2.0″ menjelaskan perubahan tren dalam penggunaan World Wide Web dan teknologi web desain yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas, komunikasi, aman berbagi informasi, kerjasama dan fungsi web. Web 2.0 telah mengarah ke konsep pengembangan dan evolusi web dan budaya masyarakat host layanan, seperti situs jaringan sosial, situs berbagi video, wiki, blog, dan folksonomies. Istilah menjadi terkemuka setelah pertama O’Reilly Media Web 2.0 konferensi pada tahun 2004. Walaupun istilah menyarankan sebuah versi baru dari World Wide Web, tidak lihat pembaruan untuk setiap spesifikasi teknis, tetapi mengacu pada cara perangkat lunak pengembang dan pengguna akhir memanfaatkan Web. 

4. Beberapa pendapat tentang Web 2.0 - Menurut Tim O’Reilly, Web 2.0 dapat didefinisikan sebagai berikut: “Web 2.0 adalah revolusi bisnis di industri komputer yang disebabkan oleh penggunaan internet sebagai platform, dan merupakan suatu percobaan untuk memahami berbagai aturan untuk mencapai keberhasilan pada platform baru tersebut. Salah satu aturan terutama adalah: Membangun aplikasi yang mengeksploitasi efek jaringan untuk mendapatkan lebih banyak lagi pengguna aplikasi tersebut” - Terry Bali, di 3rd Edition Baru Media dijelaskan apa yang dia percaya untuk melukiskan perbedaan antara Web 1.0 dan Web 2.0. “pindah dari website ke blog pribadi dan situs blog agregasi, dari penerbitan untuk partisipasi, dari konten web sebagai hasil dari besar-up ke depan investasi yang sedang berlangsung dan proses interaktif, dan dari sistem manajemen konten untuk link berdasarkan tag (folksonomy)” - Tim Berners-Lee, penemu dari World Wide Web, telah mempertanyakan apakah dapat menggunakan satu istilah yang berarti dalam cara apapun, karena banyak dari komponen teknologi Web 2.0 sudah ada sejak awal hari dari Web. 

5. Definisi dan Konsep Web 2.0 Web 2.0 encapsulates ide dari proliferasi dari interconnectivity dan interaktifitas web-konten yang disampaikan. Tim O’Reilly tentang Web 2.0 sebagai cara yang bisnis merangkul kekuatan dari web dan menggunakannya sebagai platform. O’Reilly menganggap bahwa Eric Schmidt ‘s ringkasan slogan, tidak memerangi Internet, meliputi inti Web 2.0 – membangun aplikasi dan layanan sekitar fitur unik dari Internet, sebagaimana berlawanan dengan mengharapkan agar sesuai dengan Internet sebagai platform ( efektif “memerangi Internet”). Dalam membuka pembicaraan pertama konferensi Web 2.0, O’Reilly dan John Battelle diringkas apa yang mereka melihat sebagai tema dari Web 2.0. Mereka menyatakan bahwa web telah menjadi platform, dengan software di atas tingkat satu perangkat, memanfaatkan kekuatan “Ekor yang panjang,” dan dengan data sebagai motor penggerak. Menurut O’Reilly dan Battelle, sebuah arsitektur partisipasi di mana pengguna dapat berkontribusi konten situs web menciptakan jaringan efek. Web 2.0 teknologi cenderung untuk mendorong inovasi dalam assembly dari sistem dan situs bersama-sama dengan menariknya terdiri dari fitur didistribusikan, pengembang independen. (Hal ini dapat dilihat sebagai semacam “open source” atau mungkin “Agile” proses pembangunan, konsisten dengan tujuan yang tradisional siklus adopsi perangkat lunak, dengan memberikan pengalaman yang disebut “beta terus-menerus”.) Meskipun sudah menjadi pembicaraan sejak tahun 2004, Web 2.0 bukanlah kata yang umum bagi pengguna internet. Masih banyak pengguna yang mempertanyakan maksud dan manfaat dari penggunaan Web 2.0, terutama jika dibandingkan dengan web yang telah mereka kenal selama ini. Ketika Web 2.0 disebut sebagai tahap kedua dari perkembangan web yang telah ada saat ini, muncul kekhawatiran akan tidak kompatibelnya versi web tersebut dengan program web browser yang dimiliki pengguna. Padahal tidak ada satupun teknologi di sisi pengguna (client) yang perlu di-upgrade untuk dapat mengakses web tersebut. Perkembangan web 2.0 lebih menekankan pada perubahan cara berpikir dalam menyajikan konten dan tampilan di dalam sebuah website. Sebagian besar cara berpikir tersebut mengadaptasi gabungan dari teknologi web yang telah ada saat ini. Walaupun definisi mengenai Web 2.0 masih belum secara utuh diformulasikan sampai hari ini, ada pihak yang mengatakan bahwa Web 2.0 lebih menekankan pada social network atau jalinan sosial antara penggunanya seperti yang telah kita lihat selama ini dalam dunia Blog. Dengan adanya RSS (adalah teknologi penyampai berita. Kepanjangan RSS : Really Simple Syndication) di dalam Blog, informasi-informasi di dalam sebuah Blog dimungkinkan dapat diadaptasi, dikoleksi, dan di-share untuk menjadi bagian dari Blog lainnya. Namun O’Reilly dan MediaLive International menekankan bahwa Web 2.0 merupakan sebuah platform bagi aplikasi. Mereka mendeskripsikan hal ini sebagai sebuah software yang berjalan melalui media internet dengan bantuan web browser dan tidak perlu diinstalasi terlebih dahulu seperti software-software yang umumnya kita gunakan sehari-hari. Bahkan konsep mengenai sistem operasi di dalam web juga masuk dalam definisi tersebut di dalam konferensi Web 2.0 pada tahun 2005. Web 2.0 teknologi mendorong ringan model bisnis diaktifkan oleh sindikasi konten dan layanan dan kemudahan memilih oleh-oleh yang mengadopsi ide inovatif. 6. Karakteristik Web 2.0 Situs Web 2.0 memungkinkan pengguna untuk melakukan lebih dari sekedar mengambil informasi. Mereka dapat membangun pada fasilitas interaktif “Web 1.0″ untuk memberikan “Jaringan sebagai platform” komputasi, memungkinkan pengguna untuk menjalankan aplikasi software seluruhnya melalui browser. Pengguna dapat memiliki data pada situs Web 2.0 dan menjalankan kontrol atas bahwa data. situs ini mungkin memiliki “Arsitektur partisipasi” yang mendorong pengguna untuk menambah nilai untuk aplikasi seperti mereka menggunakannya. ini berdiri di kontras sangat lama ke website tradisional, yang sort yang terbatas pengunjung untuk melihat dan konten yang hanya pemilik situs dapat memodifikasi. Sering situs Web 2.0 yang kaya fitur, user-friendly antarmuka berdasarkan Ajax, OpenLaszlo, Flex mirip kaya atau media. Kemudahan berinteraksi antara user dengan sistem merupakan tujuan dibangunnya teknologi Web 2.0. Interaksi tersebut tentunya haruslah diimbangi dengan kecepatan untuk mengakses, oleh karena itu diperlukan suatu bandwith yang cukup untuk loading data. Loading data tersebut dilakukan saat pertama kali membuka situs, data-data tersebut antara lain CSS, JavaScript, dan XML. Salah satu karakteristik pentingnya adalah adanya dukungan pada pemrograman yang sederhana dan ide akan web service atau RSS. Ketersediaan RSS akan menciptakan kemudahan untuk di-remix oleh website lain dengan menggunakan tampilannya masing-masing dan dukungan pemrograman yang sederhana. Adanya kemajuan inovasi pada antar-muka di sisi pengguna merupakan karakter dari Web 2.0. Konsep Web-sebagai-partisipasi-platform menangkap banyak karakteristik tersebut. Booster Decrem, seorang pendiri dan mantan CEO berkerumun, panggilan Web 2.0 yang “partisipatif Web” dan tentang Web-sebagai-informasi sebagai sumber-Web 1.0. Kemustahilan yang tidak termasuk dari grup-anggota yang tidak berkontribusi untuk penyediaan barang dari berbagi keuntungan menimbulkan kemungkinan yang rasional anggota akan lebih memilih untuk menahan mereka dan kontribusi upaya-bebas naik pada kontribusi orang lain. Karakteristik dai Web 2.0 adalah: kaya pengalaman pengguna, konten dinamis, metadata, web standar dan skalabilitas. Karakteristik lebih lanjut, seperti keterbukaan, kebebasan dan kecerdasan kolektif dengan cara partisipasi pengguna, juga dapat dilihat sebagai penting atribut Web 2.0. 7. 

Keuntungan Web 2.0: 
1. Mudah untuk memasukkan data atau mengambil data dari system 
2. Pengguna memiliki datanya sendiri pada situs 
3. Berbasis web murni 8.

Beberapa keuntungan lain dalam Web 2.0

 1. Dalam hal user interface suatu situs web yang menggunakan teknologi flex (aplikasi rich internet berbasis flash dari macromedia yang sekarang adobe), lazlo(platform aplikasi flash open source) atau menggunakan ajax secara intensif seperti gmail atau google map maka situs itu bisa dikatakan merupakan situs tipe web 2.0. 
2. Lalu pemanfaatan tag untuk pengkategorian data yang disubmit oleh user sendiri sehingga user lain dapat mencari atau menemukannya menggunakan tag-tag juga merupakan salah satu karateristik jenis web 2.0. 
3. Desentralisasi seperti Napster atau pun Bittorrent juga merupakan bagian dari teknologi web 2.0 karena tidak ada server terpusat yang melayani berbagai kebutuhan pengguna tetapi mendayagunakan komputer jaringan pengguna yang ada di dalamnya.
 4. Publikasi artikel, berita yang sebelumnya didominasi situs resmi seperti cnn.com, news.com, atau detik.com, kompas.com untuk Indonesia, sekarang sudah mulai disaingi oleh publikasi non resmi dari perorangan atau lembaga yang tidak ada hubungannya dengan publikasi data media seperti biasanya melalui blog sehingga kadangkala informasi dari blog bisa lebih cepat atau lengkap. Aplikasi blog ini juga merupakan bagian dari web 2.0. 
5. Dalam aplikasi blog ini juga biasanya disediakan fasilitas sindikasi di mana kita dapat menampilkan judul berita dari sumber lain sehingga kita dapat menampilkan judul content dalam berbagai blog menggunakan aplikasi yang bisa membaca sindikasi itu, baik lewat browser web maupun aplikasi desktop. Ketersediaan sindikasi ini atau pemanfaatan sindikasi untuk menampilkan berita juga merupakan bagian dari teknologi web 2.0. 
6. Pemanfaatan web service serta REST sebagai teknologi pendukung merupakan salah satu karakteristik web 2.0 di mana kita dapat membangun aplikasi web tanpa menyediakan atau membuat fungsi-fungsi pendukung aplikasi sendiri tetapi memanfaatkan fungsi-fungsi aplikasi yang disediakan dari web lain melalui kedua teknologi ini. Jadi misalkan anda ingin menyediakan search engine di situs Anda, maka Anda bisa membuat aplikasi yang memanggil fungsi-fungsi layanan search dari Google atau Yahoo menggunakan REST/Web Service sehingga seakan-akan aplikasi Anda dapat menyediakan layanan ini tanpa membuat fungsi search sendiri.
 7. Pemanfaatan partisipasi user secara menyeluruh juga merupakan bagian karakteristik dari teknologi web 2.0, contohnya adalah Wikipedia di mana content dari wikipedia ini dibuat oleh banyak sekali pengunjung yang langsung dapat mengedit isi dari wikipedia sehingga wikipedia menjadi ensiklopedia dinamis yang terus bertambah isinya setiap saat sehingga dapat mengalahkan kelengkapan isi ensiklopedia lain. 
8. Ebay, Amazon maupun Google juga merupakan situs-situs yang mempelopori web 2.0 di mana mereka memanfaatkan respon user untuk content atau layanan yang mereka sediakan. 
9. PageRank dari Google memanfaatkan klik dari user pada hasil pencarian untuk memberikan penilaian ketepatan hasil pencarian, Ebay memanfaatkan pengguna untuk layanan jual beli melalui internet di mana penjual dapat dinilai oleh pembeli-pembelinya secara online, sedangkan Amazon merupakan situs e-commere yang memanfaatkan respons user untuk menghasilkan pencarian produk yang lebih sesuai serta memberikan informasi produk apa adanya melalui fasilitas review.

Karakter WEB 2.0
1. Web sebagai platform 
2. Data sebagai pengendali utama 
3. Efek jaringan diciptakan oleh arsitektur partisipasi 
4. Inovasi dalam perakitan sistem serta situs disusun dengan menyatukan fitur dari pengembang yang terdistribusi dan independen (semacam model pengembangan “open source”)
5. Model bisnis yang ringan, yang dikembangkan dengan gabungan isi dan layanan
6. Akhir dari siklus peluncuran (release cycle) perangkat lunak. 
7. Mudah untuk digunakan dan diadopsi oleh user 
8. Teknologi yang dipakai adalah AJAX 10. 

Teknik yang digunakan 

1. Memanfaatkan CSS (Cascade style to) untuk bahan isi dan presentasi 
2. Falksonomi (metoda penandaan content dimana dengan konsep ini dimunculkan kata-kata yang berkaitan dengan content tersebut). 
3. XML 
4. Teknik Aplikasi Internet 
5. HTML dan valid XHTML (eXtensible HyperText Markup Language). 
6. Mendukung posting ke Weblog-publishing tools 
7. Wiki atau forum software,dll
 8. Microformat 
9. MS ClickOnce 
10. Teknik Rich Application seperti Ajax
 11. Java Web Start 12. Flex/Lazlo/Flash 
13. XUL 
14. Syndikasi data dengan RSS/Atom 
15. Agregasi dari RSS/Atom
 16. URL yang bersih dan berarti 
17. Menggunakan API REST (Representational State Transfer) atau XML Web Service 
18. aspek jaringan social 


Web 3.0 adalah generasi ketiga dari layanan internet berbasis web. Konsep Web 3.0 pertama kali diperkenalkan pada tahun 2001, saat Tim Berners-Lee, penemu World Wide Web, menulis sebuah artikel ilmiah yang menggambarkan Web 3.0 sebagai sebuah sarana bagi mesin untuk membaca halaman-halaman Web. Hal ini berarti bahwa mesin akan memiliki kemampuan membaca Web sama seperti yang manusia dapat lakukan sekarang ini.
1

Web 3.0 berhubungan dengan konsep Web semantik, yang memungkinkan isi web dinikmati tidak hanya dalam bahasa asli pengguna, tapi juga dalam bentuk format yang bisa diakses oleh agen-agen software. Beberapa ahli bahkan menamai Web 3.0 sebagai Web Semantik itu sendiri.
Keunikan dari Web 3.0 adalah konsep dimana manusia dapat berkomunikasi dengan mesin pencari. Kita bisa meminta Web untuk mencari suatu data spesifik tanpa bersusah-susah mencari satu per satu dalam situs-situs Web. Web 3.0 juga mampu menyediakan keterangan-keterangan yang relevan tentang informasi yang ingin kita cari, bahkan tanpa kita minta.
2

Web 3.0 terdiri dari:
  • Web semantik
  • Format mikro
  • Pencarian dalam bahasa pengguna
  • Penyimpanan data dalam jumlah besar
  • Pembelajaran lewat mesin
  • Agen rekomendasi, yang merujuk pada kecerdasan buatan Web
Saat ini adaptasi Web 3.0 mulai dikembangkan oleh beberapa perusahaan di dunia seperti secondlife, Google Co-Ops, bahkan di Indonesia sendiri juga sudah ada yang mulai mengembangkannya, yaitu Li’L Online (LILO) Community.
Dalam era web 3.0, pengembangan aspek sosial sebuah web mulai dipertimbangkan. Aspek sosial yang dimaksud, terutama adalah aspek interaksi. Bagaimana sebuah web dapat memberikan sebuah interaksi sesuai dengan kebutuhan informasi setiap pemakaianya, merupakan sebuah tantangan utama dikembangkannya versi Web 3.0 ini. Walaupun hanya bersifat virtual 3D, namun ternyata banyak yang mengharapkan perkembangan teknologi web ini dapat memenuhi kebutuhan setiap bidang informasi, bahkan setiap orang yang mengunjunginya.
3
Sebagai teknologi masa depan, Web 3.0 juga membutuhkan kecepatan akses Internet yang memadahi dan spesifikasi komputer yang tidak enteng, hal ini disebabkan tak lain karena teknologi ini secara visual berbasis 3D. Sedangkan seperti yang kita tahu biaya akses Internet dengan kecepatan tinggi di Indonesia ini masih terbilang mahal bagi masyarakat umum. Belum lagi jika dihitung dari biaya spesifikasi perangkat komputer yang dibutuhkan, mungkin masyarakat Indonesia yang ingin menikmati kecanggihan layanan berbasis teknologi Web 3.0 masih harus menarik nafas penjang. Namun karena Web 3.0 sendiri masih dalam pengembangan, seiring dengan berlalunya waktu sebagai masyarakat Indonesia kita masih bisa mengharapkan bahwa biaya komunikasi, dalam hal ini koneksi Internet kecepatan tinggi akan semakin murah nantinya, sehingga terjangkau bagi masyarakat luas
Web 3.0 menawarkan metode yang efisien dalam membantu komputer mengorganisasi dan menarik kesimpulan dari data online. Web 3.0 juga memungkinkan fitur Web menjadi sebuah sarana penyimpanan data dengan kapasitas yang luar biasa besar.
Walaupun masih belum sepenuhnya direalisasikan, Web 3.0 telah memiliki beberapa standar operasional untuk bisa menjalankan fungsinya dalam menampung metadata, misalnya Resource Description Framework (RDF) dan the Web Ontology Language (OWL). Konsep Web Semantik metadata juga telah dijalankan pada Yahoo’s Food Site, Spivack’s Radar Networks, dan sebuah development platform, Jena, di Hewlett-Packard
Jika diformulasikan, web 3.0 bisa dijabarkan dalam perumusan berikut : WEB 3.0 = 4C + P +VS 4C = content, commerce, community, context P = personality VS = virtual search
Maka, web 3.0 sebagai asisten personal penggunanya yang tahu segala sesuatu tentang penggunanya dan mengakses internet untuk mencari jawaban dari kebutuhannya.

nama : 1. Hasnan Habib Adhyaksa
             2. Panji Nur Imanto
       3. Andhika Dwi Pratama
       4. Muhammad Rexa Bantera
       5. Rado HT Sinarmata
       6. Noprytry kurniwan kase

sumber http://id.wikipedia.org/wiki/Web_3.0